INDONESIA PEACE KEEPER IN DARFUR: PASAR DI EL-FASHER

INDONESIA peace keeper in Darfur

Minggu, 05 April 2009

PASAR DI EL-FASHER

HARI-HARI DI PASAR ELFASHER….!!!!! (Cerita dari seorang peacekeeper di UNAMID)

Pasar merupakan jantung ekonomi serta tempat dimana berbagai komunitas berkumpul dan bersosialisasi.
“Entahlah,……kenapa pasar dimana-mana selalu sama??” itu pertanyaan yang sering terlintas dibenak saya. Tentu anda akan bertanya “memang apanya yang sama ………? “ dan jawabanya yang pasti adalah disanalah tempat berkumpulnya pedagang dan pembeli……hehehe…anak urang ge “Kevin” nyaho bro…..!!!!.


Tetapi banyak hal yang bisa diceritakan di pasar, dan kita yakin setiap kita memasuki pasar langsung saja terdapat hal-hal yang menarik perhatian mata kita. Walau pasar di El fasher ibukota Darfur tidak sebagus pasar minggu di Jakarta, tapi banyak masyarakat menyukai tempat itu…….walau hanya sekedar nongkrong dan menghabiskan waktu dengan melihat dan memperhatikan orang-orang yang lalu lalang maupun beraktifitas. Emang benar kata para pakar sosiolog, bahwa pasar akan tetap menjadi pusat keramaian, karena disanalah masyarakat dapat bersosialisasi dari berbagai macam kalangan, ngak peduli di Elfasher atau di New York sekalipun.

Di sini, para penjual terdiri dari berbagai macam kelompok jualan (Apalagi pembeli…..lebih banyak macamnya walaupun masih dari satu species yang kata Darwin disebut homo sapiens. tp jangan salah juga loh….ada juga species lain???? Ya seperti kuda, ayam, keledai, anjing serta tak ketinggalan si Tom and Jerry versi Afrika)………. bisa dibilang, setiap penjual sudah terkelompokkan dalam lokasi-lokasi yang sesuai dengan barang dagangannya, walau tidak bisa dibilang tersusun rapih…. Yah…..layaknya pasar tradisional di Negara kita lah…...!!!!!
Barang dagangan yang dijual disini pun bervariasi. Contoh sayuran yang sering dibeli oleh Personel Peacekeeper dari Indonesia yang bertugas di Elfasher yaitu lobak, wortel,mentimun, tomat, bawang daun, putih maupun merah dan tak ketinggalan cabe rawit…..yang kata orang sini sama bule bilang sesuatu yang bikin makanan Indonesia paling “Hot and Spicy” dan tambahan katanya : mentang2 kelembaban udaranya tinggi di Indonesia…… hehehe….apa hubungannya yaa….cabe rawit ama kelembaban udara…….???? Ah pikirin sendiri laaaah……..puyeng saya oge…..!!!!!


Ada 2 buah toko yang cukup terkenal di Elfasher, yang barangnya cukup lumayan lengkap untuk kota yang di Indonesia seukuran kota kecamatan Padalarang ini. Dimana besar tokonya seukuran Alfamaret atau Indomaret dan barang yang dijual juga cukup beragam, mulai dari kelontong, sembako seperti minyak kelapa sampai TV ama Kulkas. Pokoknya lumayan lengkap lah…….makanya banyak pekerja PBB atau staf PBB (UNAMID) yang pada belanja kesini………untung banget loh kayanya!!!!. sampai-sampai sempet juga dikalangan para peacekeeper Indonesia kepikiran untuk buka usaha disini …..…ada-ada aja, misi ko’ pengen usaha ……hehehe!!!!!


Yang paling menarik…..kalo di Indonesia setiap sore banyak yang jualan gorengan seperti tempe goreng, pisang goreng, tahu goreng dll. nah di sini pun bila sore banyak pedagang yang berjualan gorengan yang jenisnya sama seperti kalo di Bandung biasa di sebut ODADING dimana gorengan tersebut ditaburi gula diatasnya. Rasanya hampir sama lah kaya di kita…..!!

Ada lokasi di pasar yang isinya hampir 99% anak-anak muda Darfur…….yang pasti tempat itu berhubungan dengan yang namanya “young style”, nah biasanya lokasi tersebut merupakan tempat menjual handphone. Tapi yang jelas ngak semuanya pembeli bahkan 75% adalah penggembira semata….(hahaha species jenis gini banyak juga di Indonesia ko’….….!!!)
Kalo “daging” di sinilah tempatnya…..tiada hari tanpa daging dan roti. Itulah makanan utama penduduk elfasher yang dinamakan “SAURMA” yang mirip dengan sandwich. Cuma rasanya ……. Tergantung lidah orang mana yang ngerasain deh…..no comment buat itu…..!!!!!
Masalahnya bukan dagingnya yang ngak pas dilidah kita, tapi rotinya bro!!!….cukup keras hampir seperti sandal jepit keras dan lenturnya…..hehehe…..!!!!

Begitulah sepenggal cerita tentang pasar di Darfur yang insya Allah setelah proses editing akan kita tambahin photo-photonya………CYA.

BRAVO “TNI”….ANYWHERE & ANYTIME…..!!!!!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

komentar kami butuhkan demi kepentingan bersama dan selayaknya komentar bisa dipertanggung jawabkan serta bersifat membangun. hal-hal yang berbau prnografi tidak kami harapkan.
terima kasih.